Kedatangan Internasional Diketatkan Untuk Cegah Jenis Baru Corona

Munculnya jenis baru dari virus SARS-Cov-2 tepatnya di South Wales, Inggris, sekarang ini sedang diupayakan supaya jangan sampai memperparah penyebaran dan juga perkembangan penanganan virus Corona di Indonesia. Sekarang ini sejumlah negara di Australia dan Eropa telah melaporkan bahwa mereka mengidentifikasi virus yang serupa dengan virus Corona yang dinamakan SARS-Cov-2VUI2020-12/01 tersebut. 

Jenis Corona Baru Muncul Di Inggris 

Wiku adisasmito selaku juru bicara Satgas penanganan covid 19 berharap bahwa kehadiran jenis virus Corona baru yang ada di Inggris tidak sampai masuk ke Indonesia sehingga bisa memperparah penanganan covid 19 yang ada di negara ini karena sampai sekarang masih berlangsung. Dirinya juga melanjutkan bahwa pihaknya akan ikut menyempurnakan regulasi pelaku perjalanan dengan cara melakukan addendum surat edaran nomor 3 tahun 2020 soal protokol kesehatan perjalanan orang selama libur hari raya Natal dan tahun baru dalam masa pandemi Corona virus disease 2019. 

“Khususnya memperketat kedatangan pelaku perjalanan dari Inggris, Eropa, dan Australia. Karena ditemukannya varian baru Maka berpotensi terdistribusi ke negara lain,” ungkap mu iku Ketika memberikan keterangan persnya soal perkembangan penanganan covid 19 di gedung BNPB, Pada hari Kamis (24/12) kemarin. 

Surat edaran itu pasal yang mengatur ketentuan apa saja untuk warga negara asing (WNA) ataupun warga negara Indonesia (WNI) dari negara asing. Khusus untuk WNA yang datang dari Inggris baik secara langsung ataupun transit dulu di negara asing yang lainnya tak bisa memasuki wilayah Indonesia untuk beberapa waktu ini. Kemudian untuk WNI yang berasal dari Eropa ada juga Australia baik secara langsung maupun transit mesti menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR yang mana dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan di negara asalnya dan berlaku maksimal 2×24 jam sebelum tanggal dan juga jam keberangkatan.

Untuk ketentuan dari kedatangan WNA dari negara-negara yang lainnya pun telah diatur juga dalam Surat Edaran No.3 Tahun 2020. 

Tes Ulang Tahap 2

Tahapan yang selanjutnya menurut Wiku, untuk warna ataupun WNI yang sudah lolos pemeriksaan awal pasti melakukan tes ulang yaitu tes RT-PCR. “ apabila hasilnya positif maka mereka masih menjalani perawatan lanjutan. Apabila hasilnya negatif maka pendatang mesti melakukan tahapan selanjutnya yaitu melakukan isolasi Mandiri selama 5 hari ( sejak tanggal kedatangan),” ungkapnya.

Untuk WNA dan juga WNI yang negatif virus Corona dan sudah menjalani isolasi selama 5 hari maka mereka bakal diminta untuk melakukan result RT-PCR Tahap 2. Pertimbangan tes ulang ini merupakan median waktu inkubasi  virus Corona yakni selama 5 hari. Jika hasil dari kedua tersebut ternyata negatif maka pelaku perjalanan bakal diperbolehkan untuk masuk ke Indonesia. Tapi apabila tes keduanya positif maka mereka masih melakukan perawatan lanjutan.

Ketika di singgung tentang bagaimana biaya perawatan ini, Wiku mengatakan kalau WNI bakal ditanggung oleh pemerintah sementara itu gue nambah bersifat Mandiri atau berbayar. “ pada prinsipnya peraturan ini dibentuk untuk mengatasi mobilitas yang bisa meningkatkan peluang penularan sekaligus tanggap terhadap fenomena mutasi virus di beberapa negara di dunia,” ungkapnya lagi. 

Oleh karena itu peraturan s7slot ini diharapkan bisa menekan kedatangan WNA ke Indonesia maupun WNI untuk pergi ke negara lainnya mengingat fenomena mutasi virus yang mirip dengan virus Corona ini sangat menghawatirkan dan apabila tidak dibatasi mobilitasnya berpotensi bisa  terbawa ke Indonesia.