Benang Kusut Shin Tae Yong And PSSI Pengaruhi Timnas U-19

Polemik yang terjadi antara pelatih timnas Indonesia yaitu Shin tae-yong dan juga  PSSI sampai sekarang ini belum juga kunjung Usai. Telah terjadi Benang Kusut diantara kedua pihak seperti sinetron yang terus saja berlanjut Dan tidak tahu kapan akan tamat.

Benang Kusut Antara Shin Tae-Yong Dan PSSI

Shin tae-yong sendiri dan juga PSSI pernah bersitegang di pertengahan tahun yang lalu karena hal itu berawal dari pernyataan dari pelatih yang berumur 51 tahun tersebut ia mengaku sangat amat kecewa dengan PSSI dan hal tersebut diungkapkannya di media Korea Selatan. Pelatih timnas Indonesia itu menyebut PSSI sulit dipercaya sampai ketidaksukaannya pada Indra Sjafri, yang marah diangkat jadi direktur teknik PSSI.

Tidak hanya itu, bahkan sintayong sendiri juga sempat tidak mau balik ke Indonesia. Karena rentetan ulah dari pelatih timnas Indonesia itu akhirnya PSSI bereaksi keras. Polemik terus berlanjut sampai akhirnya pemilihan lokasi togel sdy pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 juga sempat membuat polemik polemik yang lainnya. Pelatih tersebut sempat menawarkan pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk dilakukan di negaranya tepatnya di Gyeongju, Korea Selatan. Tapi tentu saja permintaan itu langsung ditolak oleh PSSI.

Akhirnya hubungan antara  Shin tae-yong dan juga Indra Sjafri sempat harmonis. Sikap dari direktur teknis PSSI tersebut yang pulang tanpa izin dari bandara sesudah dirinya datang dari Chiang Mai, Thailand, juga sempat membuat dirinya kesal karena menganggap bahwa sikap  Shin tae-yong tidak profesional. Kondisi tersebut diperparah dengan penunjukan Indra Sjafri sebagai Direktur teknis PSSI dan penunjukan itu dilakukan oleh federasi 2 bulan setelah pemusatan latihan di Thailand yang sempat membuat dirinya kecewa.

Benang Kusut Belum Juga Nampak Terurai

Sudah enam bulan berlalu tapi Benang Kusut tersebut ternyata belum juga bisa terurai dan hubungan kedua pihak tersebut belum membaik sampai sekarang. Bahkan bisa dikatakan Benang Kusut itu semakin kusut karena permasalahan yang hampir sama terjadi lagi.

Dikabarkan Shin tae-yong “kembali ngambek” pada PSSI. Bahkan dirinya disebut-sebut mengingkari kesepakatan yang sudah dibuat untuk kembali lagi ke Jakarta pada tanggal 1 Desember 2020 setelah melakukan cuti selama 1 bulan ke pulang dari pemusatan latihan yang dilakukan di Kroasia pada akhir Oktober lalu. Lagi Dan Lagi yang merasakan dampaknya tidak lain adalah pemain Timnas Indonesia U-19 yang mana saya dalam sebulan terakhir ini terus menjalani latihan di Jakarta yang dipimpin oleh Nova Arianto yaitu asisten pelatih.

“persiapan maksimal adalah syarat keberhasilan. Situasi ini berpotensi mengganggu pencapaian Timnas Indonesia. (Masalah) yang seperti ini harus diselesaikan, dicari solusinya. Harus ada pihak dari PSSI yang bisa berkomunikasi dengan baik pada Shin tae-yong. Dan diharapkan juga punya power untuk mempengaruhi dia. Tanggung jawab Shin tae-yong ini ke direktur teknik tapi sepertinya hubungan keduanya tidak terlalu asik. Harusnya mereka hubungannya asik dan agar respect,” begitulah ucap dari pengamat sepakbola nasional yaitu M. Kusnaeni, dikutip dari CNN Indonesia. Demi mendapatkan pencapaian target prestasi Timnas Indonesia pada berbagai level yang jadi tanggung jawab dari sintayong sebagai kepala pelatih dan juga PSSI yang bertindak sebagai federasi sebaiknya Benang Kusut ini harus segera diluruskan. Lebih-lebih lagi tahun depan semua level Timnas bakal tampil pada sejumlah turnamen penting. Sebut saja yang paling dekat adalah Timnas U-19 di piala yang bakal tampil di Piala Asia U-19 tepatnya pada tanggal 3-20 Maret 2021.