Untuk Kali Pertamanya Trump Ikut KTT APEC Sejak 2017

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal berpartisipasi dalam forum besar skala internasional yakni Asia Pacific Economic Cooperation atau APEC pada hari Jumat 20 November 2020 yang mana digelar secara virtual. Hal yang cukup mencengangkan tersebut pasalnya sudah dikonfirmasi oleh pejabat senior Amerika Serikat.

1. Untuk Pertama Kalinya Trump Ikut APEC Sejak 2017

Malaysia yang jadi tuan rumah APEC kali ini pasalnya mesti menggelar forum itu dengan cara virtual karena kondisi pandemi virus Corona yang sampai sekarang ini masih belum selesai. APEC pasalnya bakal mempertemukan sebanyak 21 negara lingkar Pasifik yang mana menyumbang kira-kira 60% dari produk domestik bruto atau PDB global. “ presiden Trump bakal berpartisipasi dalam KTT APEC virtual besok,” ungkap salah satu pejabat tersebut dilansir dari CNN Indonesia.

Hal yang cukup mencengangkan adalah partisipasi Trump di forum togel singapore ini karena partisipasinya bakal menjadi partisipasi pertama sejak tahun 2017 dimana pada saat itu Vietnam lah yang menjadi tuan rumah. Trump sendiri mendapatkan kecaman dari Sekutu Asia Pasifik karena dirinya dianggap mengabaikan pertemuan-pertemuan penting pada kawasan tersebut.

Sebelumnya Pada hari Kamis (19/11), presiden China Xi Jinping, sudah berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi APEC dan di sana dirinya memuji negaranya sebagai titik poros perdagangan bebas Global serta berjanji untuk bisa menjaga ekonomi “ berukuran super” terbuka bagi bisnis ketika dunia sedang memerangi pandemi ini.

Merujuk pada penandatanganan fakta perdagangan paling besar di dunia selama akhir pekan, Xi sendiri mengatakan bahwa Asia Pasifik merupakan “ cikal bakal pendorong pertumbuhan global” di dunia yang saat ini tengah dilanda “ berbagai macam tantangan.”  Dirinya pun menolak segala macam kemungkinan “pemisahan” ekonomi dengan China yang sudah menghantam Tiongkok dengan pembatasan teknologi dan juga tarif. 

Kemitraan ekonomi komprehensif regional (RCEP), yang mana mengecualikan AS, dipandang sebagai salah satu kudeta besar untuk Cina dan bukti lebih lanjut bahwa Beijing menetapkan agenda perdagangan Global ketika Washington mundur. 

2. Presiden Xi Jinping Klaim China Titik Pusat Perdagangan Bebas Dunia

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa presiden China Xi Jinping sendiri mematok bahwa Cina menjadi titik pusat perdagangan bebas di momen APEC. Dilansir dari kompas.com, dirinya berjanji untuk bisa terus menjaga perekonomian besar negaranya supaya tetap terbuka dan tetap bisa memperingatkan proteksionisme.

Dia berjanji bahwa dia akan terus “terbuka” dalam perdagangan dan menyangkal bahwa Adanya kemungkinan “pemisahan” ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Hal itu adalah satu-satunya komentar yang disampaikannya yang warna mengacu pada kebijakan perdagangan yang bisa dikatakan bermusuhan dari pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump yang sudah menghantam Cina dengan pembatasan teknologi dan juga tarif.

Trump  yang sekarang ini sedang terluka karena kekalahannya pada pemilihan presiden Amerika Serikat awalnya dikabarkan tidak bisa ikut dalam acara itu maupun mengirimkan delegasinya ke sana. Melalui pidatonya yang mana mengarah pada kemenangan atas “ ketahanan dan juga vitalitas” ekonomi China setelah pandemi virus Corona melanda pertama kali pada pusat Kota Wuhan, Xi  juga memperingatkan pada negara-negara yang mana bersikeras menghambat perdagangan bahwa sikap tersebut bakal menghambat pertumbuhan. 

Pertemuan APEC ini terjadi seminggu setelah China dan juga 14 negara Asia Pasifik yang lainnya menandatangani kesepakatan perdagangan bebas paling besar di dunia. Dan yang menjadi unik dari pertemuan ini adalah presiden Trump dikabarkan akan ikut serta setelah dirinya absen sejak 2017.