Formula E Resmi ditunda Karena Wabah Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memutuskan untuk menunda ajang Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta pada tanggal 6 Juni 2020. Penundaan tersebut pasalnya berkaitan dengan wabah virus corona yang makin mengkhawatirkan di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Formula E ditunda Karena Wabah Virus Corona

Keputusan itu pasalnya tertuang dalam surat dengan tanda tangan Anies pada Organizing Committee (OC) Jakarta E-Prix, hari Rabu (11/3). “Mencermati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang mana semula dijadwalkan bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya,” ungkap Anies dalam surat tersebut dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (10/3).

Surat Anies yang ditujukan pada OC tersebut tertanggal Senin, 9 Maret 2020 dengan nomor surat 117/-1/857.73 tak Cuma ditujukan bagi OC saja melainkan ditembuskan bagi 15 pemangku kepentingan togel online lainnya di antaranya adalah Menteri Dalam Negeri, Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri misalnya.

OC Jakarta E Prix, sebelumnya mengumumkan bahwa Formula E Jakarta resmi digelar di bulan 6 Juni 2020. Awalnya mereka memastikan Formula E di kawasan Monas tersebut seharusnya berjalan tanpa adanya kendala. Diketahui juga Pemprov DKI Jakarta diketahui menyiapkan dana yang tidak sedikit, yaitu Rp. 1,6 Triliun untuk ajang mobil  balap listrik tersebut.

Sebelumnya pada hari Senin (9/3), Dinas Kesehatan DKI mencatatkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk kasus virus corona ini naik menjadi 56 orang. Dan data terakhir per hari Jumat (6/3) PDP sudah mencapai 49 orang.

“Ada 64 orang yang statusnya masih dalam pemantauan dan 56 orang lagi tengah dirawat di rumah sakit dalam status pengawasan,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati, hari Senin (9/3).

Jumlah pasien positif corona secara nasional di Indonesia sudah mencapai 27 orang menurut data yang dlansir dari CNN Indonesia sampai dengan Selasa (10/3) kemarin. Juru bicara Pemerintah Khusus Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyebutkan bahwa ada 4 dari 27 pasien yang positif corona itu merupakan orang asing.

Sandiaga Uno Minta Tak Pentingkan Formula E Demi Cegah Penyebaran Corona

Sebenarnya permintaan untuk tunda Formula E sudah sejak lama disuarakan, dan salah satunya adalah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Ia mengingatkan eks koleganya, Anies Baswedan, untuk mencegah penyebaran virus corona dengan tak mementingkan gelaran Formula E.

Sandi mengatakan bahwa masih banyak perhelatan olahraga di banyak negara yang ditunda juga guna mencegah  penyebaran virus corona. Menurut dirinya, Anies dan Pemprov DKI Jakarta perlu mempertimbangkan hal tersebut. “Kita enggak boleh mementingkan satu event saja tapi kita lihat secara keseluruhan bagaimana dampaknya dan kita pantau terus penanganannya,” ucapnya saat dirinya ditemui di Senayang, Jakarta pada hari Sabtu (7/3) lalu.

Sandi juga mencontohkan gelaran olahraga dengan skala internasional yaitu Tokyo Marathon 2020. Panitia acara itu membuat keputusan yang besar untuk membatalkan partisipasi 38.000 orang pelari umum. Dan hanya sebagian pelari professional saja yang diikutsertakan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona.

Wakil Ketua DPP Gerindra tersebut juga meminta pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah untuk lebih bijak. Hal ini karena ada 4 kasus penularan corona di Indonesia. “Jangan sampai nanti kita lengah terhadap penanganan corona virus ini. Kita harus sama-sama bergandengan tangan,” pungkasnya.