Real Count KPU Sudah Capai Hampir 50%, Jokowi 56,1% dan Prabowo 43.8%

Deskripsi singkat: Real Count KPU sudah mencapai hamper 50% dan tunjukkan Jokowi-Amin sementara unggul 56,1%.

Real Count KPU Sudah Capai Hampir 50%, Jokowi 56,1% dan Prabowo 43.8%

Berita tentang real count KPU yang dikawal oleh BPN dan TKN serta warganet Indonesia masih terus menjadi topik panas. Pasangan capres dan cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dinyatakan unggul sementara dalam perhitungan suara KPU (Komisi Pemilihan Umum) dengan system perhitungan suara resmi atau Real Count.

Real Count KPU: Jokowi-Amin Unggul

Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, pada hari Senin (29/4) jam 06.15 WIB menunjukkan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin suara sebanyak 42.730.083 suara atau sekitar 56,19%. Sementara itu, Prabowo-Sandiaga Uno meraup 33.317.782 suara atau sekitar 43,81% suara.

Total data yang sudah berhasil masuk sampai dengan hari Senin (29/4) pagi ini terdata mencapai 404.666 TPS yang berasal dari keseluruhan main togel online total 813.350 TPS atau sebanyak 49,7% TPS.

Sedangkan perhitungan suara yang ada di beberapa daerah seperti Bengkulu, berbeda dengan hasil hitung cepat (quick count) beberapa Lembaga survei. Di Bengkulu sendiri, hasil quick count sejumlah Lembaga survey menyatakan Jokowi-Amin unggul atas Prabowo-Sandi. Namun di perhitungan real count KPU, paslon 01 itu kalah dari Prabowo-Sandi.

Data masuk 100% jumlah suara dari seluruh TPS yang ada di Bengkulu menunjukkan bahwa Paslon 02 itu unggul tipis atas Jokowi-Amin.

Quick Count dan Real Count di Bengkulu Beda

Di Bengkulu, paslon 01 meraih sebanyak 585.521 suara atau sebanyak 50,12%. Raihan ini pasalnya sedikit lebih banyak dibandingkan paslon 01, dengan perolehan 582.587 suara atau 49,88%. Suara 100% ini mencakup 6.165 TPS yang tersebar di wilayah itu.

Beberapa Lembaga survey lewat hitung cepatnya, sebelumnya memposisikan Jokowi-Amin unggul. Lembaga survey indicator mencatatkan bahwa paslon 01 itu meraih 52,6% suara sementara Prabowo-Sandi dengan 47,39%. Indo Barometer sendiri merilis Jokowi-Amin mendapat 51,40% dan Prabowo-Sandi 48,60%.

Sedangkan, misalnya, Poltracking, memperkirakan Jokowi-Ma’ruf Amin akan memang dengan perolehan suara 58,78% dan Prabowo-Sandi sebanyak 41,22%.

KPU dan KPPS Berusaha Sekuat Tenaga

KPU mengupayakan tenaga mereka sekuat yang mereka bisa untuk bisa melakukan perhitungan suara dan menyelesaikanya tepat waktu. Seperti yang diketahui Bersama, tidak hanya petugas KPU yang mengerahkan tenaga mereka, namun juga petugas KPPS yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan sejumlah petugas KPPS dilaporkan meninggal dunia karena kelelahan.

Capres 02, Sandiaga Uno, menilai bahwa ada kesalahan yang fundamental karena sampai banyak korban yang berjatuhan karena adanya Pemilu 2019 ini. “Kalau korban berjatuhan terus ini ada sesuatu yang fundamentally very wrong. Secara fundamental ada yang salah. (Pemilu) ini bukan (saja) jujur, adil dan bermartabat, tapi juga harus sehat,” katanya yang ditemui Minggu (28/4) di Masjid At-Taqwa.

Ia menilai insiden ini adalah kejadian yang luar biasa. Berdasarkan informasi yang diterimanya, jumlah anggota KPPS yang meninggal mencapai 300 orang. Lantas ia membandingkannya dengan korban penyakit DBD yang jumlahnya bahkan lebih sedikit.

“Kalau korban begini banyak iti kejadian luar biasa. DBD mungkin angkanya puluhan, (petugas KPPS) ini sudah ratusan,” imbuhnya.

Sandi sendiri berencana menenui relawan-relawan yang mempunyai masalah kesehatan. Ia bakal mengkaji lebih dalam lagi tentang banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia ini. Ia merasa simpati dan empati pada apa yang dialami mereka yang meninggal dunia.

“Nanti malam saya akan ketemu dengan para relawan forum media. Kita mesti tahu apa yang salah dari proses ini kok sampai mengakibatkan begitu banyak jatuhnya korban,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *