Budi Gunawan Mengutuk Tindakan Tahanan Teroris

Kecaman keras juga datang dari Budi Gunawan, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) atas tindakan kejam para tahanan teroris yang memakan korban 5 anggota Densus 88 Polri serta beberapa anggota lain mengalami luka-luka serius. Drama di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok tersebut berlangsung sejak hari selasa lalu, dan berakhir pada kamis, pukul 07.15 WIB pasca operasi penyerbuan oleh kepolisian.

 

Kecaman keras BG terhadap aksi para napi terorisme

Dalam keterangan tertulis, Budi Gunawan (BG) menyatakan bahwa tindakan para narapidana terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan dan sangat biadap. Sebagaimana yang telah dipublikasikan di berbagai media, 5 anggota kepolisian tersebut gugur karena tembakan di kepala serta sayatan di tubuh. Lebih lanjut BG menuntut agar mereka diadili sesuai hukum Indonesia yang berlaku. Berikutnya mantan Wakapolri tersebut juga menyampakan bela sungkawa yang mendalam bagi keluarga korban.

 

BG juga memberikan apresiasi pada jajaran Polri yang sanggup menuntaskan tugas penanggulanan terorisme, serta kelima anggota bandar togel sgp yang gugur tersebut adalah syuhada yang meregang nyawa saat menjalankan kewajibannya. Sejumlah 155 narapidana teroris telah menyerah dan Brigadir Kepala Iwan Sarjana, seorang sandera, berhasil dibebaskan.

 

Kepala BIN tersebut menilai bahwa peristiwa penguasaan Rutan Mako Brimob selama lebih dari 40 jam oleh narapidana tersebut tak berpotensi mengganggu stabilitas nasional dan lebih merupakan kerusuhan domestic yang dapat ditanggulangi. Meskipun demikian BIN menilai bahwa terorisme adalah ancaman laten yang terbukti dari pesan nyata perlawanan tahanan terorisme tersebut. ia pun menghimbau agar semua pihak bekerja sama untuk menangani kondisi ini dengan tegas dan tuntas.

 

Politisasi kerusuhan Rutan Mako Brimob

Di tengah peristiwa kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok BG sempat berpesan agar masyarakat turut serta untuk menjaga ketahanan social bangsa. Selain itu ia pun berharap agar terjadinya kerusuhan tersebut tak dimanfaatkan oleh beberapa  orang demi kepentingan politik praktis. Budi Gunawan mengatakan dalam keterangan tertulis (kamis, 10/5/2018) agar tak mempolitisasi peristiwa kerusuhan tersebut bagi tujuan-tujuan politik pragmatis.

 

Akibatnya, kelompok-kelompok radikal, teroris, serta intoleran bisa jadi semakin kuat. Kepala BIN tersebut menghimbau masyarakat untuk melawan bersama-sama berbagai bentuk tindakan terorisme agar tanah air kita bisa semakin damai dan aman. BG juga mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia untuk tak mempercayai mentah-mentah berbagai informasi yang beredar di social media, terutama kabar simpang siur yang validitasnya diragukan. Yang patut untuk dipercaya bila informasi tersebut dipublikasikan oleh otoritas pemerintaha yang berwenang dalam penanganan tindak terorisme.

 

Berkaitan dengan peredaran berbagai berita hoaks terkait kerusuhan di Mako Brimob tersebut, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi meminta Polri untuk memberikan penjelasan secara transparan. Ini bertujuan untuk membantah berita-berita yang diragukan kebenarannya tersebut dan menjadi viral terutama di kalangan netizen. Selain itu ia juga meminta masyarakat untuk  tak terprovokasi dan terpancing dengan berbagai rumor yang beredar.

 

Rakyat Indonesia dihimbau untuk tetap tenang  dan menyerahkan kepada aparat keamanan akan penangangan permasalahan tersebut. Waketum MUI itu juga menyatakan keyakinannya bahwa Polri dan TNI akan sanggup mengatasi kondisi ini secepatnya. Selanjutnya, Tauhid Sa’adi juga menegaskan bahwa tindakan perlawanan kepada aparat yang tengah menjalankan tugas merupakan tindak criminal yang tak dapat ditolerir dan harus diberikan sanksi yang seberat mungkin.

 

Tak hanya menyampaikan rasa duka yang mendalam, Tauhid Sa’adi juga meminta Polri untuk bertindak tegas dan cepat demi memulihkan kembali rasa aman kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *